Bogor, – Yayasan Ummul Quro Bogor memulai rangkaian Rapat Kerja (Raker) Tahunan Tahun 2026 dengan pelaksanaan Rapat Pleno I yang berlangsung pada Senin–Selasa, 8–9 Juni 2026, bertempat di Aula Diklat Yayasan Ummul Quro Bogor. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan yayasan, kepala unit, serta para penanggung jawab bagian sebagai forum evaluasi dan konsolidasi kinerja lembaga.

Rapat dibuka dengan sambutan dan arahan dari Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor, Dr. H. Suswono, yang menekankan pentingnya budaya evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pengelolaan lembaga pendidikan Islam. Dalam arahannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk menjadikan rapat kerja sebagai momentum memperkuat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.

“Setiap capaian perlu disyukuri, sementara setiap kekurangan harus menjadi bahan pembelajaran untuk perbaikan bersama. Melalui evaluasi yang objektif dan konstruktif, kita dapat melangkah lebih baik dalam mewujudkan visi besar Yayasan Ummul Quro Bogor,” ujar Dr. H. Suswono.

Agenda utama Rapat Pleno I adalah penyampaian laporan dan evaluasi dari seluruh unit dan bagian di lingkungan Yayasan Ummul Quro Bogor. Masing-masing unit memaparkan capaian program kerja selama satu tahun terakhir, realisasi target, tantangan yang dihadapi, serta rekomendasi pengembangan untuk periode mendatang. Sesi ini juga menjadi ruang diskusi dan refleksi bersama guna mengidentifikasi peluang peningkatan mutu di berbagai bidang.

Melalui rapat pleno ini, yayasan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi organisasi sekaligus bahan pertimbangan dalam menyusun program kerja, target kinerja, dan kebijakan strategis pada tahun berikutnya. Hasil evaluasi yang dihimpun akan menjadi dasar pembahasan pada tahapan raker selanjutnya.

Pelaksanaan Rapat Pleno I menandai dimulainya rangkaian Raker Tahunan Yayasan Ummul Quro Bogor yang diharapkan mampu menghasilkan langkah-langkah strategis, inovatif, dan berkelanjutan dalam mendukung kemajuan seluruh unit pendidikan serta pengembangan lembaga secara keseluruhan. **(Mans/10-6-26)

Read more

Bogor – Suasana haru dan penuh rasa syukur mewarnai pelaksanaan Hafltut Takharij SMPIT Ummul Quro Bogor, Ahad, 6 Juni 2026, di komplek SMPIT Ummul Quro Boarding School Bogor. Sebuah momen istimewa yang menjadi penanda keberhasilan para siswa menyelesaikan pendidikan sekaligus perjalanan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan yayasan, kepala sekolah, dewan guru, orang tua, dan para lulusan ini menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam melahirkan generasi Qur’ani yang berilmu dan berakhlak mulia.

 

Sebanyak 21 siswa lulusan SMPIT Ummul Quro Bogor mengikuti prosesi Haflah Takharruj tahun ini. Para lulusan tersebut berhasil menorehkan capaian hafalan Al-Qur’an yang membanggakan, yaitu antara 6 hingga 12 juz, sebagai hasil dari proses pembinaan yang konsisten selama menempuh pendidikan di sekolah.

 

Dalam rangkaian acara, para peserta takharruj menerima penghargaan dan sertifikat sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kesungguhan mereka dalam menjaga serta menambah hafalan Al-Qur’an. Momen tersebut menjadi semakin bermakna dengan kehadiran orang tua yang turut menyaksikan buah perjuangan putra-putri mereka selama bertahun-tahun.

 

Ketua Yayasan Ummul Quro Bogor, Dr. H. Suswono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa capaian hafalan para lulusan tidak hanya menjadi prestasi akademik dan keagamaan, tetapi juga merupakan amanah yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Beliau berharap para lulusan dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi tanpa meninggalkan kedekatan mereka dengan Al-Qur’an. Hal yang sama pun juga dipesankan oleh Kepala SMPIT Ummul Quro Boarding School Bogor, Ade Jaja, S. Pd. 

 

Selain menjadi ajang pelepasan siswa kelas akhir, Haflah Takharruj juga menjadi momentum refleksi atas keberhasilan sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kuat. Keberhasilan 21 lulusan dengan capaian hafalan 6–12 juz menjadi bukti bahwa pendidikan Islam yang terintegrasi mampu menghasilkan lulusan yang unggul dalam akademik sekaligus dekat dengan Al-Qur’an.

 

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kebahagiaan. Senyum bangga terpancar dari wajah para lulusan dan orang tua yang hadir. Melalui Haflah Takharruj ini, SMPIT Ummul Quro Bogor berharap para alumni dapat terus menjadi duta Al-Qur’an di tengah masyarakat, membawa nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupan, serta menginspirasi generasi berikutnya untuk semakin mencintai dan menghafal Kalamullah. **(man's/7-6+26) 

Read more

 

Bogor, 1 Juni 2026 — Yayasan Ummul Quro Bogor menggelar Rapat Koordinasi Diperluas yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator level dan blok, kepala bagian, kepala subbagian, perwakilan Bimbingan Konseling (BK), Ta'mir Masjid, serta LAZ Ummul Quro Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Ummul Quro Bogor ini menjadi forum penting untuk menyamakan arah gerak seluruh unit dalam menghadapi tantangan dan peluang pengembangan lembaga ke depan.

Rapat diawali dengan arahan Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor, Dr. H. Suswono, MMA, yang menekankan pentingnya menjaga semangat dakwah, profesionalisme, serta komitmen dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa keberadaan Ummul Quro Bogor bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga wadah perjuangan untuk melahirkan generasi yang saleh, cendekia, dan berkarakter. Karena itu, setiap unsur yang ada di dalam yayasan memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa seluruh program dan aktivitas yang dijalankan memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya visi besar lembaga.

"Kita harus terus menjaga relevansi lembaga di tengah perubahan zaman. Lembaga yang kuat bukan hanya yang memiliki program banyak, tetapi yang mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program secara berkelanjutan," ujar beliau.

Selain membahas koordinasi rutin antarunit, rapat juga menjadi momentum sosialisasi sistem evaluasi dan penyusunan program kerja yayasan. Ketua Umum menegaskan bahwa setiap perencanaan harus disusun berdasarkan hasil evaluasi yang objektif sehingga mampu menjawab kebutuhan riil lembaga.

Pendekatan perencanaan berbasis evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu setiap unit dalam menyusun program yang lebih terukur, realistis, dan berdampak. Sebagai contoh, capaian maupun tantangan yang muncul dalam berbagai program sebelumnya harus menjadi bahan analisis untuk menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum juga memaparkan empat pilar utama yang menjadi fokus penguatan Yayasan Ummul Quro Bogor. Pilar pertama adalah penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran, dan budaya literasi. Pilar kedua adalah penguatan tata kelola keuangan dan aset yang sehat, transparan, dan akuntabel. Pilar ketiga adalah pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan yang ditopang oleh sistem yang kuat dan berkelanjutan. Adapun pilar keempat adalah penguatan humas dan fundraising untuk meningkatkan citra serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Agar perencanaan berjalan efektif, seluruh unit juga diingatkan untuk memperhatikan sejumlah prinsip penting, antara lain menetapkan target yang realistis, memiliki penanggung jawab yang jelas, melibatkan seluruh pihak terkait, serta menyesuaikan program dengan kemampuan sumber daya dan anggaran yang tersedia.

Melalui Rapat Koordinasi Diperluas ini, Yayasan Ummul Quro Bogor berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antarunit sehingga seluruh program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kesamaan visi, kekompakan langkah, serta komitmen untuk terus belajar dan berbenah menjadi modal penting dalam mewujudkan cita-cita besar yayasan sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk terus bekerja dengan ikhlas dan profesional serta menjadikan setiap amanah sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam forum tersebut, "Kebaikan yang kita tanam hari ini adalah peradaban yang akan dipanen esok hari."

Read more

 

Bogor, 1 Juni 2026 — Yayasan Ummul Quro Bogor menggelar Rapat Koordinasi Diperluas yang dihadiri oleh jajaran pengurus yayasan, kepala sekolah, wakil kepala sekolah, koordinator level dan blok, kepala bagian, kepala subbagian, perwakilan Bimbingan Konseling (BK), Ta'mir Masjid, serta LAZ Ummul Quro Bogor. Kegiatan yang berlangsung di Aula Yayasan Ummul Quro Bogor ini menjadi forum penting untuk menyamakan arah gerak seluruh unit dalam menghadapi tantangan dan peluang pengembangan lembaga ke depan.

Rapat diawali dengan arahan Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor, Dr. H. Suswono, MMA, yang menekankan pentingnya menjaga semangat dakwah, profesionalisme, serta komitmen dalam membangun lembaga pendidikan Islam yang unggul dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, beliau mengingatkan bahwa keberadaan Ummul Quro Bogor bukan sekadar institusi pendidikan, tetapi juga wadah perjuangan untuk melahirkan generasi yang saleh, cendekia, dan berkarakter. Karena itu, setiap unsur yang ada di dalam yayasan memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa seluruh program dan aktivitas yang dijalankan memberikan kontribusi nyata terhadap terwujudnya visi besar lembaga.

"Kita harus terus menjaga relevansi lembaga di tengah perubahan zaman. Lembaga yang kuat bukan hanya yang memiliki program banyak, tetapi yang mampu merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi program secara berkelanjutan," ujar beliau.

Selain membahas koordinasi rutin antarunit, rapat juga menjadi momentum sosialisasi sistem evaluasi dan penyusunan program kerja yayasan. Ketua Umum menegaskan bahwa setiap perencanaan harus disusun berdasarkan hasil evaluasi yang objektif sehingga mampu menjawab kebutuhan riil lembaga.

Pendekatan perencanaan berbasis evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu setiap unit dalam menyusun program yang lebih terukur, realistis, dan berdampak. Sebagai contoh, capaian maupun tantangan yang muncul dalam berbagai program sebelumnya harus menjadi bahan analisis untuk menentukan langkah perbaikan pada periode berikutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum juga memaparkan empat pilar utama yang menjadi fokus penguatan Yayasan Ummul Quro Bogor. Pilar pertama adalah penguatan mutu pendidikan melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan media pembelajaran, dan budaya literasi. Pilar kedua adalah penguatan tata kelola keuangan dan aset yang sehat, transparan, dan akuntabel. Pilar ketiga adalah pengembangan sumber daya manusia dan kelembagaan yang ditopang oleh sistem yang kuat dan berkelanjutan. Adapun pilar keempat adalah penguatan humas dan fundraising untuk meningkatkan citra serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Agar perencanaan berjalan efektif, seluruh unit juga diingatkan untuk memperhatikan sejumlah prinsip penting, antara lain menetapkan target yang realistis, memiliki penanggung jawab yang jelas, melibatkan seluruh pihak terkait, serta menyesuaikan program dengan kemampuan sumber daya dan anggaran yang tersedia.

Melalui Rapat Koordinasi Diperluas ini, Yayasan Ummul Quro Bogor berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antarunit sehingga seluruh program dapat berjalan lebih terarah, terukur, dan berkelanjutan. Kesamaan visi, kekompakan langkah, serta komitmen untuk terus belajar dan berbenah menjadi modal penting dalam mewujudkan cita-cita besar yayasan sebagai lembaga pendidikan dan dakwah yang memberikan manfaat luas bagi umat dan bangsa.

Kegiatan ditutup dengan ajakan untuk terus bekerja dengan ikhlas dan profesional serta menjadikan setiap amanah sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Sebagaimana pesan yang disampaikan dalam forum tersebut, "Kebaikan yang kita tanam hari ini adalah peradaban yang akan dipanen esok hari."

Read more

Bogor — Yayasan Ummul Quro Bogor menggelar kegiatan Pembekalan Calon Pengelola dan Dosen sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas dalam membangun pendidikan tinggi Islam yang unggul. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, di Aula Diklat Ummul Quro Bogor dan diikuti oleh para calon manajer serta dosen.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Kesiapan Institusi melalui Tata Kelola Profesional dan Budaya Akademik Bermutu” ini diawali dengan sambutan dan arahan dari Ketua Umum Yayasan Ummul Quro Bogor, H. Suswono. Dalam beberapa hal, beliau menekankan dua fokus utama yang harus menjadi perhatian seluruh civitas akademika, yaitu kualitas lulusan dan kualitas institusi.

Menurutnya, perguruan tinggi yang baik tidak hanya diukur dari proses administrasi dan akademiknya, tetapi juga dari kualitas lulusan yang dihasilkan serta kekuatan institusi dalam menjaga mutu dan reputasi pendidikan. Oleh karena itu, seluruh pengelola dan dosen diharapkan memiliki visi yang sama dalam membangun budaya akademik yang profesional, disiplin, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

“Kualitas lulusan dan kualitas institusi harus berjalan beriringan. Keduanya menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi,” ungkap H. Suswono dalam Arahnya.

Kegiatan pembekalan menghadirkan narasumber berpengalaman, di antaranya Dr. A. Rafiq Zainul Mun'im, S.Ag., M.Fil.I., Kasubdit Pengembangan Akademik Diktis Kemenag RI, dan Dr. Sepky Mardian, SE, MM, Purek 1 Institut SEBI. Para narasumber menyampaikan materi terkait tata kelola perguruan tinggi, penguatan budaya akademik, kepemimpinan pendidikan, serta kesiapan institusi dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi di era modern.

Panitia kegiatan menyampaikan bahwa pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman dan kesiapan awal kepada para calon pengelola dan dosen agar mampu menjalankan amanah akademik dan kelembagaan secara optimal. Selain sebagai sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi momentum penyamaan visi dalam membangun STAI Ummul Quro Bogor yang unggul dan berdaya saing.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti sesi materi dan diskusi yang berlangsung interaktif. Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar civitas akademika dalam mewujudkan STAI Ummul Quro Bogor sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang berkualitas dan terpercaya.

Melalui kegiatan pembekalan ini, STAI Ummul Quro Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mewujudkan kualitas tata kelola kelembagaan dan mutu akademik demi melahirkan lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa. **(mans/25/05/2026)

Read more
Share: