"Tak Kenal Lelah, Pantang Menyerah, untuk Wujudkan Generasi Sholih Sholihah" 

Ya, itulah kata yang pantas tersemat untuk guru-guru hebat di SMAIT Ummul Quro (UQ). Di pagi hari tanggal 25 November ada suasana berbeda di SMAIT UQ, suasana yang hangat, riuh terdengar dari suara ketua OSIS ananda Ryan Priya yang memanggil siswa dan guru-guru untuk mendatangi lapangan sekolah. Ya, tanggal 25 November adalah hari yang momennya tidak akan pernah terlupakan oleh semua guru di seluruh Indonesia, termasuk guru-guru hebat di sini. Pagi itu semua guru disambut oleh seluruh siswa untuk memperingati Hari Guru Nasional tahun ini.

Acara yang di pandu oleh Syahla Gaitsa siswi kelas XI IPS 2 ini diisi oleh beberapa persembahan dari perwakilan siswa salah satunya adalah Hanafi Ahmad Subekti siswa kelas 10 IPS 1 yang membacakan puisinya. Selain Hanafi, perwakilan siswa dari seluruh kelas juga berkesempatan memberikan cinderamata ke seluruh walikelasnya. Spesial untuk kelas 12 beberapa perwakilan siswa memberikan untaian puisi, permintaan maaf kepala seluruh guru dan staff SMAIT UQ.

Selain persembahan siswa, kepala sekolah ustzh Lina Pujiastuti, S.S, S.Pd membuka simbolis peringatan Hari Guru ini dengan menerbangkan balon yang dibarengi dengan riuh tepuk tangan dari seluruh siswa dan guru.

'Semoga peringatan Hari Guru tahun ini menjadi pembakar semangat kembali selepas pandemi menghampiri'

Share:
Share: