JAKARTA — Kabar membahagiakan datang dari keluarga besar Yayasan Ummul Quro Bogor. Eman Sulaeman berhasil menyelesaikan pendidikan doktoralnya setelah mengikuti Ujian Promosi Doktor Program Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Ujian promosi doktor yang berlangsung pada pukul 14.45–16.00 WIB tersebut menjadi puncak dari perjalanan akademik panjang yang telah dilaluinya. Dalam sidang tersebut, Eman Sulaeman mempertahankan disertasi berjudul “Pendidikan Etika Politik Perspektif Al-Qur’an: Studi Tafsir dan Pemikiran Mufasir di Indonesia.”

Disertasi tersebut mengangkat persoalan pendidikan etika politik dengan menjadikan Al-Qur’an serta pemikiran para mufasir Indonesia sebagai perspektif utama. Kajian ini menjadi relevan di tengah kebutuhan untuk membangun kehidupan politik yang tidak hanya berorientasi pada kekuasaan, tetapi juga berpijak pada nilai-nilai etika, pendidikan, dan moralitas Qur’ani.

Sidang dipimpin oleh Prof. Dr. H.M. Darwis Hude, M.Si. selaku Ketua Sidang sekaligus Penguji 1. Hadir sebagai Penguji 2 Prof. Dr. Nur Arfiyah Febriani, M.A., dan Penguji 3 Dr. Muhammad Hariyadi, M.A.

Sementara itu, proses penyusunan disertasi dibimbing oleh Prof. Dr. Zainun Kamaluddin Fakih, M.A. sebagai Pembimbing 1 dan Dr. Baeti Rohman, M.A. sebagai Pembimbing 2. Adapun Dr. Akhmad Shunhaji, M.Pd.I. bertugas sebagai sekretaris sidang.

Disertasi yang dipertahankan dalam ujian promosi tersebut berfokus pada kajian pendidikan etika politik dalam perspektif Al-Qur’an, dengan menelaah penafsiran serta pemikiran sejumlah mufasir di Indonesia. Penelitian tersebut berupaya mengidentifikasi dan merumuskan nilai-nilai etika politik Qur’ani serta relevansinya bagi pengembangan pendidikan etika politik di Indonesia. **

Share:
Share: