Asesmen Nasional 2021 adalah pemetaan mutu pendidikan pada seluruh sekolah, madrasah, dan program kesetaraan jenjang dasar dan menengah. Mutu diukur menggunakan 3 instrumen yaitu asesmen kompetensi minimum dengan mengukur literasi membaca dan numerasi sebagai hasil belajar kognitif, survei karakter dengan mengukur sikap, kebiasaan, nilai-nilai sebagai hasil belajar non kognitif, survei lingkungan belajar dengan mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang pembelajaran.

Asesmen diikuti oleh murid, guru, dan kepala satuan pendidikan. Untuk persekolahan peserta adalah sampel yang diikuti oleh siswa kelas IV dan V. Pada 22 – 25 November 2021 kemarin, siswa SDIT Ummul Quro (UQ) mengikuti asesmen ini. Kegiatan Asesmen nasional Berbasis Komputer ini diikuti oleh 60 peserta.

ANBK perlu dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Asesmen ini dirancang untuk menghasilkan informasi akurat untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid. Asesmen Nasional menghasilkan informasi untuk memantau perkembangan mutu dari waktu ke waktu, dan kesenjangan antar bagian di dalam sistem pendidikan (misalnya kesenjangan antar kelompok sosial ekonomi dalam satuan pendidikan, kesenjangan antara satuan Pendidikan negeri dan swasta di suatu wilayah, kesenjangan antardaerah, atau pun kesenjangan antarkelompok berdasarkan atribut tertentu).

Asesmen Nasional bertujuan untuk menunjukkan apa yang seharusnya menjadi tujuan utama satuan pendidikan, yakni pengembangan kompetensi dan karakter murid. Asesmen Nasional juga memberi gambaran tentang karakteristik esensial sebuah satuan pendidikan yang efektif untuk mencapai tujuan utama tersebut. Hal ini diharapkan dapat mendorong satuan pendidikan dan Dinas Pendidikan untuk memfokuskan sumber daya pada perbaikan mutu pembelajaran.

Share:
Share: