MENU

Kunjungan ke Universitas Indonesia dan Monumen Pancasila Sakti

Kunjungan ke Universitas Indonesia dan Monumen Pancasila Sakti

Kamis, 19 September 2019, sebanyak 176 orang siswa kelas IX dan guru pendamping 14 orang, berkunjung ke Universitas Indonesia dan Monumen Pancasila Sakti, berangkat pukul 07.30.

Tujuan ke Universitas Indonesia sebagai lembaga pendidikan agar siswa mendapatkan bekal informasi tentang universitas sebagai sekolah lanjutan yang menjadi pelabuhan untuk menggapai cita-cita. Pilihan cita-cita mereka  pastinya turut menentukan jurusan apa yang sebaiknya ditempuh pada jenjang pendidikan setelah SMP nanti.

Setelah UI, mereka mengunjungi Monumen Pancasila Sakti.

Sementara kunjungan ke monumen pancasila sakti bertujuan untuk menunjukkan usaha pembelaan Negara dari para pendahulu kita melalui upaya tumpas G30SPKI. G30SPKI merupakan sebuah gerakan yang berupaya mengganti ideologi PANCASILA menjadi ideologi KOMUNIS. Setelah melihat semua koleksi maupun diorama yang ada, diharapkan pula muncul semangat yang semakin kuat untuk menjaga NKRI dari kembalinya pengaruh KOMUNIS. 

Para Siswa baru faham bahwa lobang buaya itu nama sebuah kelurahan di lingkup kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Sebelumnya mereka mengira nama tersebut muncul karena ada hubungannya dengan lobang tempat buaya.

Gambaran mereka tentang sumur maut tersebut seperti sumur pada umumnya yang berdiameter besar, ternyata hanya berdiameter 75cm.

Mereka terpana ketika melihat koleksi asli bekas korban pembantaian para jenderal TNI oleh PKI

Para siswa juga terharu dengan diorama yang ditampilkan di rumah asli tempat pembantaian. Dukungan audio yang pas membuat diorama terkesan hidup dan siswa sanggup berlama-lama memandangi, terbayang oleh mereka peristiwa tersebut.

kunjungan ke monumen pancasila sakti ini bertujuan untuk menunjukkan usaha pembelaan Negara dari para pendahulu kita melalui upaya tumpas G-30S-PKI. G-30S-PKI merupakan sebuah gerakan yang berupaya mengganti ideologi PANCASILA menjadi ideologi KOMUNIS. Setelah melihat semua koleksi maupun diorama yang ada, diharapkan pula muncul semangat yang semakin kuat untuk menjaga NKRI dari kembalinya pengaruh KOMUNIS. 

KOMENTAR