MENU

Sejarah Pekan ASI Sedunia

Setiap awal pekan Agustus, seluruh dunia memperingati Pekan ASI Sedunia atau World Breastfeeding Week yang berlangsung pada 1-7 Agustus. Lalu apa yang Anda tahu tentang peringatan yang dikhususkan untuk ibu dan bayi ini?

Sejarah Pekan ASI Sedunia

Berawal dari anjuran pemberian ASI secara eksklusif, yang artinya bayi hanya diberi ASI saja, tanpa tambahan cairan lain seperti susu formula, jeruk, madu, air teh, air putih dan tanpa tambahan makanan padat seperti pisang, pepaya, bubur susu, biskuit, bubur nasi dan lain sebagainya.

Pemberian ASI secara eksklusif ini dianjurkan untuk jangka waktu setidaknya selama 6 bulan, dan setelah 6 bulan bayi mulai diperkenalkan dengan makanan padat. Sedangkan ASI dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun atau bahkan lebih dari 2 tahun.

Para ahli menemukan bahwa manfaat ASI akan sangat meningkat bila bayi hanya diberi ASI saja selama 6 bulan pertama kehidupannya. Peningkatan ini sesuai dengan pemberian ASI ekslusif serta lamanya pemberian ASI bersama dengan makanan padat setelah bayi berumur 6 bulan.

Karena hal itu, WHO-UNICEF membuat deklarasi yang dikenal dengan Deklarasi Innocenti (Innocenti Declaration) yang dibuat di Florence, Italia pada tahun 1990. Deklarasi ini bertujuan untuk menyepakati bahwa setiap awal pekan Agustus (tanggal 1-7 Agustus) dijadikan sebagai Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week). 

Tujuannya adalah untuk mengingatkan masyarakat di seluruh dunia bahwa betapa pentingnya Air Susu Ibu (ASI) bagi bayi. 

Sampai saat ini, ada 170 lebih negara yang telah menyelenggarakan Pekan ASI Sedunia dengan rangkaian acara yang beragam dengan koordinasi dari WABA (World Alliance for Breastfeeding Action) dengan bantuan dari beberapa organisasi besar, seperti WHO dan UNICEF.

Pada 2002, WHO dan UNICEF mencanangkan strategi  Global Peningkatan Pemberian Makan Bayi dan Anak yang meliputi Inisiasi Menyusu Dini (IMD) segera setelah lahir dalam satu jam pertama, dilanjutkan dengan rawat gabung, hanya memberikan Air Susu Ibu (ASI) saja sejak lahir sampai bayi berumur 6 bulan, memberikan makanan pendamping air susu ibu (MP-ASI) mulai umur 6 bulan dan menyusui dilanjutkan sampai anak berumur 24 bulan atau lebih.

http://rilis.id/Sejarah-Munculnya-Pekan-ASI-Sedunia

KOMENTAR