MENU

Jalan-Jalan Ke Taman Mini Indonesia Indah

Jalan-Jalan Ke Taman Mini Indonesia Indah

Waktu masih menunjukkan pukul enam.Tampak beberapa anak siswa kelas 4 sudah berkumpul di lapangan SDIT Ummul Quro Bogor. Terlihat juga para orangtua yang mengantar dan menunggui sambil mengobrol. Bahkan ada salah seorang bapak yang dikerumuni anak-anak. Sambil ngobrol dan tertawa-tawa, tak lupa asyik  berselfi dengan anak-anak, pun menjadi kegiatan seru sambil menunggu. Beberapa guru juga tampak sibuk mempersiapkan segala sesuatunya. Terlihat juga tiga bis di depan POM Bensin sudah setia menunggu kami naiki.

Pukul 06.30 panitia mulai mengumpulkan anak-anak di lapangan, diminta berbaris per kelas, mengecek kehadiran siswa dan memberi beberapa pengumuman. Dibacakan pula tata tertib selama mengikuti kegiatan ini. Anak-anak fokus mendengarkan. Kemudian satu per satu berjalan menuju bus masing-masing. Sebelum berangkat, panitia mengabsen anak-anak dan membagikan snack. Bus melaju dengan iringan do’a naik kendaraan dan dzikir pagi al ma’tsurat.

Alhamdulillah perjalanan sangat lancar. Kami tiba lebih cepat dari yang direncanakan, pukul setengah sembilan kurang. Pintu gerbang Taman Mini sudah terlihat. Lalu kami terus melaju menikmati anjungan-anjungan rumah adat yang sangat menawan. Panitia menjelaskan setiap anjungan yang dilewati. Hingga akhirnya kami tiba di destinasi pertama, Museum Listrik. Kami disambut dengan robot kuning yang menjulang tinggi di depan Museum Listrik. Yap! Robot Transformer yang disukai anak-anak. Cukup leluasa untuk melakukan sesi pemotretan terlebih dahulu di Taman Museum Listrik sambil menunggu museum resmi dibuka pukul sembilan.

Tak perlu lama menunggu, para guide-pun datang. Lalu kami diberi penjelasan sedikit di awal sebagai pembuka. Setelah itu setiap kelas mulai berkeliling dipandu oleh para guide. Subhanallah... banyak sekali ilmu baru tentang perlistrikan dan berbagai energi. Dan ini tentu saja menunjang pembelajaran kami di sekolah tentang sumber daya alam dan berbagai bentuk energi. Ada banyak hal menarik di sana, salah satunya sejarah awal ditemukannya listrik, pemanfaatan energi surya, pemanfaatan energi air, hingga robot kecil unik yang bisa berjoget. Salut deh sama karya anak negeri yang satu ini. Sayangnya kami harus segera mengakhiri kunjungan ini, karena destinasi kedua sudah menanti. Yaitu menuju Museum Serangga dan Dunia Air Tawar, yeeayy... yeeayy...

Di depan Museum Serangga kami disambut dengan sebuah patung serangga yang besaaaar... Memasuki ruangan pertama, tampak koleksi aneka kupu-kupu indah dalam sebuah kaca besar. Lanjut semakin ke dalam, semakin banyak koleksi serangganya. Seperti aneka jenis belalang, kecoa, semut, dan lain-lain. Yang menarik perhatian anak-anak yaitu adanya belalang ranting dan belalang daun. Yap, belalangnya nyaris susah ditemukan karena wujudnya yang miiiirip banget ranting dan daun. Kalau bukan karena para belalang itu bergerak, agak sulit ditemukan. Subhanallah...

Keluar dari ruangan tersebut, ada taman indah dengan kupu-kupu cantik berterbangan dan jembatan dengan kolam ikan di bawahnya. Masya Allah... indahnya... Sebelum menuju taman, ada spot cantik untuk berfoto-ria. Dengan gambar belalang hijau yang berlubang dibagian wajahnya, menjadi foto booth yang menarik untuk diabadikan. Anak-anakpun bergantian minta difoto berbadan belalang tersebut, hehehe...

Istirahat sejenak di ujung pintu keluar Museum Serangga, sambil menikmati aneka suvenir yang dijual. Menuju destinasi ketiga yaitu Dunia Air Tawar yang letaknya bersebelahan dengan Museum Serangga. Hanya tinggal menyebrangi jembatan, kamipun tiba sudah. Berbagai koleksi ikan dalam akuarium besar menyambut kedatangan kami di pintu masuk. Ikan Pari, Arapayma, Belut Listrik, ikan-ikan kecil hingga Labi-labi albino ada di sana. Anak-anak sibuk hilir mudik melihat makhluk air yang indah ini dengan mata berbinar. Celotehan kekaguman dan wawasan mereka tentang dunia perikanan berhamburan seiring menikmati keindahan ciptaan Allah ini. Tak lupa spot-spot menarik untuk berfoto kami datangi untuk diabadikan sebagai kenangan . 

Setelah puas melihat-lihat, kami kembali memasuki bis. Rasa lelah tak terasa karena rasa exciting kami. Di dalam bis anak-anak diperbolehkan menikmati snack yang mereka bawa ataupun yang sudah kami bagikan tadi pagi. Perjalanan dilanjutkan ke tempat terakhir kunjungan kami. Destinasi keempat adalah Museum Bayt Al Quran. Di sana kami  akan rehat sejenak untuk makan siang dan sholat dzuhur sebelum kembali ke sekolah. Sambil menunggu panitia menemui pihak Museum Bayt Al Quran, anak-anak dengan riangnya bermain-main di taman depan Museum Bayt Al Quran. Hmm.. Memang tak ada kata lelah ya buat mereka. Ada yang main ayunan, lari-larian, memainkan souvenir yang sudah mereka beli di tempat sebelumnya. Pokoknya happy deh semua hehehe..

Tak lama kemudian, panitia ditemani pengurus Museum Bayt Al Quran mempersilahkan kami masuk. Kami menyebar di teras untuk makan siang. Selesai makan siang kami menuju Masjid untuk sholat Dzuhur dan jama’ sholat Ashar. Selesai sholat kami dipersilahkan melihat-lihat Museum Bayt Al Quran. Dan tahukah kalian, apakah isi di dalam Museum Bayt Al Quran? Woooww... Ada banyak koleksi Al Quran dari mulai yang paling keciiiilll... hingga paling besaaaaarrrr... Masya Allah.. Amazing... Lengkap dengan sejarah dan tahun pembuatannya.

Teruuuuuss... Kekaguman kami tidak hanya itu. Ternyata di bagian lebih dalamnya lagi  masih ada satu museum lagi yaitu Museum Istiqlal. Daaan.. tentu saja banyaaaakkk... sekali hal menarik yang bisa dilihat di sana. Dari mulai kaligrafi, kubah-kubah masjid, masjid kuno bersejarah, dan lain-lain. Pokoknya buanyaaaakkkk hal menarik seputar pengetahuan Islam, Sejarah, dan Budaya.

Hhhh... Sayang perjalanan harus diakhiri. Kami kembali menuju ke bis untuk kembali pulang ke sekolah. Alhamdulillah perjalanan pulang juga lancar, sehingga kami tiba di sekolah lebih cepat dari yang dijadwalkan. Kami tiba sekitar pukul tiga. Masih ada leluasa waktu untuk anak-anak sebelum pulang bersama jemputan pukul empat. Waktu yang ada dimanfaatkan untuk istirahat dan bermain memainkan suvenir yang telah mereka beli.

Demikian perjalanan kami mengunjungi Taman Mini Indonesia Indah. Sebuah karya anak bangsa yang memberikan banyak manfaat untuk generasi mendatang. Selesai sudah PLK Selancar Level 4, yang tidak hanya seru, asyik, dan menyenangkan, tapi juga sarat ilmu, wawasan, dan  pembelajaran. Semoga menjadi pengalaman bermakna untuk anak didik kami kelak. Aamiin yaa Rabal’alamiin...Terima kasih Ayah Bunda atas do’a dan supportnya untuk kegiatan ini. *dv

Penulis : Devi Giani, Guru Kelas IV SDIT Ummul Quro Bogor

KOMENTAR