MENU

Ummul Quro Peduli Lombok

Ummul Quro Peduli Lombok

Kemang-Terus memupukkan rasa empati, keluarga besar SIT Ummul Quro jenjang TK hingga SMA gelas berbagai kegiatan untuk korban gempa Lombok selama beberapa hari ini.

Mewakili, Wakasek bidang Pembelajaran Al Qur’an SDIT Ummul Quro, Yulianingsih Pertiwi menjelaskan kegiatan meliputi doa bersama seluruh civitas serta orang tua murid yang tergabung dalam komite di hari pertama.

“Doa bersama sebelum pembelajaran, baik SD, TK hingga SMA,” jelasnya kepada Radar Bogor.

Selain doa, mereka pun mendengarkan pengalaman salah satu guru yang memiliki keluarga di Lombok, yang menggambarkan keadaan langsung bagaimana sulitnya berkomunikasi.

Menurut Yuni, sapaan akrabnya, guru yang menyampaikan pengalamannya itu, Zulkarnain, menceritakan bahwa dirinya sangat sulit menghubungi keluarga saat terjadi gempa. “Ia menceritakan semuanya, sehingga anak-anak merasakan bagaimana kondisi di sana,” terang Yuni.

Setelah itu, mereka mengumpulkan dana bantuan dari semua civitas serta para komite. Penggalangan dana, doa dan cerita di pagi hari dilanjutkan kegiatan salat Gaib untuk para korban tewas di Lombok setelah salat Zuhur.

Sebelumnya, Yuni juga menyebutkan bahwa SIT Ummul Quro mengirim sekitar  270 lembar sarung ke Lombok ketika gempa pertama. “Jadi awalnya kami lebih dulu kirim sarung. Karena kontak di sana, yangmereka butuhkan sarung. Untuk salat, juga sebagai selimut karena mereka tidur di luar,” ungkap Yuni.

Sementara itu, Kepala SDIT Ummul Quro, Anis Shaida Ulfa berharap, jadi momen menumbuhkan rasa empati peserta didik di SIT Ummul Quro. Bahwa dengan kegiatan seperti ini juga sebagai salah satu pendidikan karakter anak. “Pendidikan karakter anak sangat penting saat ini. Dan tidak hanya toeri saja, kegiatan langsung seperti ini sangat dibutuhkan menumbuhkan karakter anak yang empati, peduli sesama manusia,” pungkas Anis.

Sumber : Radar Bogor, Edisi Senin, 13 Agustus 2018 halaman 12

KOMENTAR