MENU

Siswa Jepang “Belajar” di SMAIT Ummul Quro Bogor

Siswa Jepang “Belajar” di SMAIT Ummul Quro Bogor

POJOKJABAR.com, BOGOR – SMAIT Ummul Quro kedatangan siswa dari Senior High School at Sakado, University of Tsukuba Jepang, Jumat (16/3/18). Padahal sebelumnya, beberapa siswa terpilih dari SMAIT Ummul Quro yang didampingi dua orang guru pembimbing, baru saja pulang dari Jepang, mengunjungi sekolah yang sama.

Dalam kunjungannya, banyak kegiatan yang dilakukan siswa SMAIT Ummul Quro bersama dengan siswa yang berasal dari Jepang tersebut. Diantaranya mengikuti pelajaran bahasa, seni budaya tradisional, angklung dan lain sebagainya. Siswa asal negeri Sakura tersebut juga diajarkan bahasa Indonesia.

Salah seorang siswa dari Senior High School at Sakado, University of Tsukuba Jepang, Mizuki Tanaka mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Indonesia. Terlebih menurutnya, proses pembelajaran di Indonesia lebih menyenangkan dibandingkan di negaranya.

“Siswa disini justru dituntut aktif, komunikasi dua arah antara guru dengan siswa, terlebih diselingi dengan beberapa games menarik, kalau di Jepang cenderung hanya duduk dan mendengarkan guru berbicara di depan kelas,” beber Mizuki.

Setelah pelajaran bahasa, siswa University of Tsukuba Jepang diajak untuk belajar memainkan alat musik tradisional, yaitu angklung. Mereka mengikuti instruksi dari guru mengenai cara memainkan angklung.

Setelah latihan beberapa menit, mereka pun menampilkan hasil latihan mereka kepada siswa dan guru SMAIT Ummul Quro, lagu yang dibawakan pada saat itu berjudul I Have a dream.

Siswa SMAIT Ummul Quro pun mengajarkan seni budaya tradisional lainnya, seperti bela diri khas indonesia, yaitu pencak silat kepada siswa putra dari jepang dan juga tari saman kepada siswa putrinya.

Head of Educational Senior High School at Sakado, University of Tsukuba Jepang, Tatemoto Yoshikazu menjelaskan, siswa di SMAIT Ummul Quro ini memang sangat aktif dan memiliki perilaku yang baik.

“Saya sangat senang sekali dapat berkunjung kesini, pemandangan di sekolah pun sangat bagus,” katanya dengan lancar berbahasa Indonesia.

Yoshi-Begitu sapaannya- mengatakan, siswa disini memang lebih aktif mungkin karena proses pembelajaran yang berbeda. “Di jepang hanya memberikan teori-teori saja, kalau disini caranya lebih bagus, langsung dipraktikan. Sehingga kami juga belajar dari SMAIT Ummul Quro, cara mereka mengajar, terutama Bahasa Inggris,” tuturnya.

Ia berharap kerjasama ini tidak akan terhenti sampai disini. Sementara itu, Kepala SMAIT Ummul Quro, Ari Ariansyah menambahkan, kedepannya akan membuat MOU bersama dengan Senior High School at Sakado, University of Tsukuba.

“Karena pihak dari jepang sangat tertarik membuat kerjasama, menurutnya memberikan banyak manfaat, selain bagi mereka juga bagi kami, SMAIT Ummul Quro,” katanya.

Dengan pernyataan tersebut, Ari tentu sangat senang terlebih sekolahnya dapat mewakili Indonesia, khususnya Kota Bogor, bahkan sekolah Islam di mata negara lain tentang kualitas pendidikan yang bermutu.

“Sehingga untuk dapat memperlihatkan hal tersebut, bukan hanya secara fisik kami siapkan, tapi juga konten materi yang akan kami berikan dan layanan lainnya,” tukasnya.

(RB/cr1/pojokjabar)

KOMENTAR