MENU

Keren, SMPIT Ummul Quro Cetak Atlet Panahan

Keren, SMPIT Ummul Quro Cetak Atlet Panahan

POJOKJABAR.com, BOGOR – Olahraga memanah merupakan salah satu cara melatih kebugaran dan kemampuan motorik, konsentrasi dan fokus, menumbuhkan rasa percaya diri dan juga pengendalian emosi. Sangat baik jika dilatih sejak dini.

SMPIT Ummul Quro misalnya, memiliki ekstrakulikuler atau yang biasa mereka sebut minat bakat panahan bagi siswanya. Selain memberikan manfaat-manfaat tersebut bagi siswanya, juga mencetak banyak atlet muda berbakat.

Salah seorang siswa kelas 8 yang mengikuti minat bakat panahan ini, Hafizh Kurnia Ernanto. Ia mulai menekuni panahan sejak duduk di kelas 7 SMP dan hingga saat ini telah mengumpulkan banyak medali. Menurutnya, di awal ia mengikuti lomba, sempat beberapa kali kalah.

“Awalnya pernah mengikuti lomba di Solo, lawannya sulit terkalahkan, di situ saya harus puas hanya bisa di peringkat 21. Tapi justru hal tersebut yang memotivasi saya untuk terus berlatih, dan belajar dari cara bermain lawan-lawan saya tersebut,” beber Hafizh.

Selanjutnya, banyak medali yang dikumpulkan Hafizh. Terbaru lewat ajang Kings Archery di Depok, Indonesia Memanah 3 di Taman Mini, dan di UI Open Archery 2018, yang ketiganya merupakan ajang nasional.

“Bahkan di UI Open Archery 2018, saya mendapatkan 2 medali, yaitu emas untuk kategori kualifikasi, dan perak untuk kategori eliminasi,” tutur Hafizh.

Keikutsertaannya dalam minat bakat memanah ini merupakan kemauannya sendiri. “Ya, saya tertarik aja, karena kan olahraga ini yang sering digeluti oleh Rasulullah, sehingga termasuk ke dalam sunahnya, dan setelah digeluti, ternyata sangat menyenangkan,” ceritanya.

Siswa lainnya Muhammad Alif W. S, memiliki alasan lain. Menurutnya minat bakat panahan ini sangat menantang. “Karena dalam memanah, kita harus fokus dan harus tenang serta sabar, bisa mengendalikan emosi, kalau tidak begitu, biasanya tidak tepat sasaran,” jelasnya.

Alif yang kini duduk di kelas 9 ini baru mengikuti panahan di kelas 8, dan sempat tidak diperbolehkan orang tuanya. “Karena memang saya sejak dulu tidak pernah serius dalam mengikuti ekstarkulikuler, akhirnya saya coba yakinkan orang tua, sehingga mereka mengizinkan dengan syarat, ya harus fokus, dari situ saya mulai fokus di panahan ini,” ceritanya.

Alif pun banyak mengumpulkan medali. Bahkan menjadi altlet daerah dan sedang berlatih untuk Porda. “Saya berharap mulai dari mengikuti Porda ini, saya bisa mewujudkan mimpi saya untuk menjadi atlet nasional yang bisa membawa nama baik negara Indonesia, karena dari Porda, bisa ke Pra-PON, lalu ke PON,” tuturnya.

Ia akan serius dan giat berlatih agar bisa mengikuti ajang internasional. “Sehingga dari divisi standar yang hanya bisa ikut di ajang nasional bisa beralih ke divisi recurve dengan jarak yang lebih jauh, jadi bisa ikut ajang internasional,” beber Alif.

Menurut Guru Pembina Lomba, Abraham, prestasi siswa SMPIT Ummul Quro di Minat Bakat Panahan ini meningkat setiap tahun.

“Seperti Alif dan Hafizh, saat pertama kali mengikuti panahan, belum ada prestasi, tapi ketika diikutkan lomba, mereka termotovasi, terlebih ketika mendapatkan medali,” jelasnya.

Karena itu, terus memfasilitasi anak-anak dalam mengikuti lomba, bukan hanya pada bidang panahan saja. “Jadi kami fasilitasi dari segi pelatihan dan dispensasi dengan tetap memperhatikan prestasi mereka di akademik, sehingga selain non-akademiknya berprestasi, akademiknya tetap oke,” tukasnya.

KOMENTAR