MENU

Geis Ayman Shahzada, Peraih Emas di Ajang Taekwondo Internasional - Ingat Wejangan Ibu, Sempat Pingsan saat Lomba

Geis Ayman Shahzada, Peraih Emas di Ajang Taekwondo Internasional - Ingat Wejangan Ibu, Sempat Pingsan saat  Lomba

Taekwondo merupakan salah satu ilmu bela diri yang sudah masuk di sejumlah sekolah sebagai ekstrakurikuler dan banyak diminati. Salah satunya Geis Ayman Shahzada, siswa kelas 8 SMPIT Ummul Quro. Berbagai pengalaman pun ia lalui dalam pertandingan, hingga akhirnya meraih prestasi membanggakan.

Taekwondo sudah digeluti anak kelahiran Madiun ini sejak duduk di bangku kelas 2 SD Insan Kamil dulu. Wejangan sang ibu yang mengatakan bahwa anak laki-laki harus bisa bela diri, sehingga ketika ada yang berbuat jahat, dia bisa membela diri. Geis pun tertarik mengikuti taekwondo. Ditambah teman-temannya pun banyak yang memilih ekskul taekwondo dibanding ilmu bela diri lainnya.” Ya, jadi saya ikutan taekwondo,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Sejak ikut berbagai latihan dan kejuaraan, terutama di kelas kyurogi, Geis makin makin mendalami dan senang dengan taekwondo. Pertama, ia mengikuti kejuaraan nasional di Cibubur beberapa minggu sebelum kejuaraan tingkat internasional di Bandung. Sampai di final, lawannya dari Jakarta tidak hadir, sehingga didiskualifikasi dan Geis otomatis memenangkan pertandingan itu, juga mendapatkan medali emas.

Sementara, untuk ajang tingkat internasional, dirinya masuk kelas under 49 kg mendapatkan lawan dari Kalimantan Selatan dan Sumatera. Saat final, dirinya mendapatkan lawan sangat tinggi.

“Lawan saya tinggi, agak kesulitan untuk tendang kepala, saya sampai tiga ronde waktu itu,” katanya.

Tapi, kecepatan, stamina dan fokusnya sangat baik saat itu. Sehingga, Geis mendapatkan poin lebih banyak lima kali dibandingkan lawannya dan menjadikan dia pemenang.

Geis mengatakan bahwa upaya dan semangatnya terus mencetak prestasi tidak sia-sia. Meski sempat pingsan dalam pertandingan, dia tidak trauma untuk terus mengikuti kegiatan kejuaraan.

Selanjutnya, kata Geis, ia terus melatih kemampuan, stamina, dan kecepatan untuk lomba lagi di Jogjakarta bulan depan.

Sumber : Radar Bogor Edisi Senin, 9 Oktober 2017 Halaman 13

KOMENTAR