MENU

Pemilihan Ketua OSIS di SMA Ini Canggih, Pilih Calon Siswa Cukup Pakai Sentuhan Jari

Pemilihan Ketua OSIS di SMA Ini Canggih, Pilih Calon Siswa Cukup Pakai Sentuhan Jari

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Damanhuri

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, TANAH SAREAL - Pemilihan ketua OSIS di SMA IT Ummul Quro Bogor lebih canggih dari Pilkada.

Mau bukti?

Para siswa tidak menggunakan kertas suara untuk memilih calonnya, tapi menggunakan surat suara elektronik.

Cukup dengan menekan salah satu calon di layar komputer, para siswa sudah menyalurkan hak pilihnya.

Kegiatan pemilihan Ketua OSIS yang digelar di SMA IT Ummul Qurro ini digelar bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor.

Ada tiga calon yang bertarung dalam pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS tersebut, yaitu Irfan Hafidh dan Shofi Hanifatunnisa, Akbra Abi Hamzah dan Muh. Fatih, terakhir Nabilah Ismi berpasangan dengan Fathimah Uswah.

Pembina OSIS SMAIT Ummul Quro, Wati Rosilawati menjelaskan, pihaknya ingin memperkenalkan cara lain kepada para anak didiknya dalam melakukan pemungutan suara untuk 188 siswa disekolahnya itu.

"Kami ini para siswa ini mendapatkan pemahaman tetang cara pemilihan suara agar ketika mereka sudah dewasa nanti sudah mengerti prosesnya," ujarnya kepada TribunnewsBogor.com pada Rabu (24/8/2016).

Menurutnya, dibeberapa negara tetangga sudah menerapkan pemungutan suara menggunakan sistem eletronik sehingga sangat penting untuk diketahui oleh para siswa untuk pembelajaran.

"Sebelum pemungutan suara dimulai mereka diberikan pebjelasna dulu oleh tim dari KPU Kota Bogor terkait pemilihan suara menggunakan sistem elektronik ini," tambahnya.

Sementara itu, Kasubag Umum Keuangan dan Logistik KPU Kota Bogor, Ade Sunarya mengatakan, sistem pemungutan suara secara elektronik ini memang tergolong baru diwilayah Kota Bogor.

"Ini yang pertama kalinya kami sosialisasikan kesekolah, sistem ini pernah kami gunakan saat pemilihan ketua RW di Kelurahan Cipaku beberapa pada tahun 2011 lalu," ujarnya.

Dia menjelaskan, sistem elektronik ini hampir sama dengan pemungutan suara dengan cara manual atau dicoblos.

Yang membedakan, para pemilih tidak mencoblos calonnya diatas kertas, tapi menggunakan layar sentuh yang sudah terpasang dibalik bilik suara.

"Jadi setelah memilih calon nanti hasilnya langsung keluar lewat printer yang memang sudah terpasang didalam sana untuk dimasukan kedalam kotak suara," katanya.

Tak hanya itu, kata dia, sistem elektronik ini juga dapat meminimalisir Golput yang kerap terkadi saat pesta Pemilu di Indonesia.

"Mereka dikasih waktu 18 detik untuk memilih salah satu calon, kalau tidak memilih akan ketahuan sebab kertas suara tidak akan keluar dari print out," ujarnya.(*)

Sumber : http://bogor.tribunnews.com/2016/08/24/pemilihan-ketua-osis-di-sma-ini-canggih-pilih-calon-siswa-cukup-pakai-sentuhan-jari

KOMENTAR